Showing posts with label Blog Tips. Show all posts
Showing posts with label Blog Tips. Show all posts

Saturday, September 1, 2012

Share Update Posting Blog ke Google+ Secara Otomatis


Sharing update ke social media merupakan salah satu strategi hebat untuk meningkatkan traffic, popularitas, dan visibilitas blog. Dan pekerjaan ini akan jauh lebih mudah lagi jika dilakukan secara otomatis, tanpa harus membuka halaman baru, menulis detail, apalagi murni secara manual.

Google+ adalah salah satu social media yang terus berkembang, dan hebatnya lagi, memiliki keunggulan dalam hal peningkatkan visibilitas di hasil pencarian (SERP) Google. So, sudah sangat pasti melakukan aktivitas sharing di Google+ adalah suatu "keharusan". Saya akan memberikan tips sederhana bagi anda yang belum pernah melakukan auto post update blog ke Google+ secara otomatis, dan sampai saat ini masih melakukannya secara manual. Bagi anda yang sudah melakukan trik ini bisa ikut menyimak kalau-kalau ada hal yang terlewatkan, atau... sederhana saja, silahkan tinggalkan dan lanjutkan ke posting-posting lainnya. :)

Salah satu syarat agar dapat melakukan update secara otomatis dari dashboard Blogger ke Google Plus adalah dengan menghubungkan atau "menyatukan" kedua akun Blogger dan Google+. Setelah itu, setiap update posting, sebuah "share box" akan muncul dan anda siap membaginya ke circle Google+ yang anda miliki. Dan juga, perlu diperhatikan, cara ini hanya untuk Blogger, dan Googleplus telah menjelaskan dengan gamblang bahwa cara ini tidak tersedia untuk blog berkonten "dewasa". Jadi bagaimana cara melakukannya? Mari kita lihat.

Hubungkan Akun Blogger dengan Google+

Sebagai persyaratan untuk bisa auto update ke Google+, anda harus menyatukan kedua account. Jika kedua akun sudah digabungkan, beruntunglah anda :). Signin ke Blogger Dashboard, dan buka menu pada bagian kanan atas, letaknya di bawah setting profil:
connect blogger to google+
Dan anda akan ke halaman "switch" untuk mengubah dan menjadikan account Blogger menjadi bagian account Google Plus:
switch blogger account
Di bagian bawahnya, anda akan melihat interface seperti ini:
switch to google+
Sekarang, anda telah siap untuk melakukan perpindahan akun (menyatukan keduanya). Cukup centang "I've read bla bla bla..." dan klik "Switch Now".

Jika di kemudian hari anda menemukan bahwa ini tidak menguntungkan, anda tinggal menggunakan cara yang persis sama di atas, dan di sana akan ada pilihan untuk memisahkan kembali kedua account.

Sharing Update Post

Setelah posting anda ter-link ke Google+ dan setelah anda membuat posting baru, akan muncul auto pop up window yang akan menampilkan link lengkap beserta deskripsi dan gambar yang telah siap di share ke Google plus. Selain itu, anda akan melihat sebuah opsi di bagian bawah list posting yang telah diterbitkan, sebuah tambahan link "Share" di bawah judul posting:
share to google+ from blogger dashboard
a href="http://bukan-rahasiia.blogspot.com/2012/09/share-update-posting-blog-ke-google-plus-otomatis.html">Buka Rahasia Blogspot
Link tersebut dapat digunakan untuk melakukan share ke Google+ kapan pun, tanpa harus berurusan dengan pop up share yang muncul otomatis setelah menerbitkan artikel/posting blog.

That's it. Sekarang membagi update artikel/posting jauh lebih gampang dan efisien. Mau yang lebih lagi? Mari kita lanjutkan.

Auto Share dari Google+ ke Twitter dan Facebook

Setelah membagi artikel ke Google+, tentu anda juga membagikannya ke social media lain, misalnya Twitter dan Facebook. Jika semua dilakukan secara manual, tentu akan semakin memperpanjang waktu yang dibutuhkan. Nah setelah tadi melakukan auto post ke Google+, anda dapat melakukan share ke Twitter dan Facebook secara otomatis pula, ingat 100% otomatis. Bagaimana caranya? Simak artikel Auto Post & Connect Google+ ke Facebook dan Twitter.

© 2012 buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Monday, August 13, 2012

Redirect Halaman Blogger Dengan Custom Redirect


Hai, readers. Posting ini masih berfokus pada optimalisasi fitur-fitur Blogger, terutama untuk SEO. Dan fitur-fitur baru Blogger yang ditambahkan oleh Blogger beberapa bulan lalu sepertinya belum "teroptimalisasi" sebagaimana seharusnya. So, hari ini saya masih akan berbicara mengenai poin-pon fitur baru Blogger dan fungsinya, baik untuk SEO maupun user.

Fungsi redirect sangat penting apabila anda tidak ingin seorang pengunjung blog masuk ke suatu halaman yang sudah tidak ada, dihapus, atau tidak perlu diakses lagi oleh pengunjung. Dulu, fungsi redirect ini agak berat dan susah untuk diterapkan di Blogger. Paling tidak, harus digunakan meta refresh, yang tidak sempurna, dan juga tidak SEO friendly.

Selain itu, anda mungkin juga sering melihat adanya broken link (error crawls) di webmaster tools, yang diarahkan ke halaman 404, karena link tersebut menuju halaman yang tidak ditemukan. Tentu ini tidak akan berefek baik pada SEO. Broken link biasanya disebabkan oleh di hapusnya suatu halaman yang tidak digunakan lagi atau kesalahan dalam menuliskan link dari suatu halaman yang di-linkback di website/blog lain (misalnya: link halaman dengan url http://bukan-rahasiia.blogspot.com/advertise.html ditulis/dilink oleh blog lain dengan http://bukan-rahasiia.blogspot.com/advertise/, tentu Google tidak akan menemukan halaman yang dirujuk dan berujung pada 404.

Di WordPress (self-hosted tentunya), ada banyak plugin redirect yang siap digunakan. Sebelum kehadiran Blogger Custom Redirect, dulu cukup kesusahan juga kalo nemu broken link, ga tau mesti diapain. Kalo pake website pada umumnya, saya cukup mengakses .htaccess dari FTP server dan menuliskan redirect halaman, tapi di Blogger, darimana mengaksesnya? Tapi, untungnya, sekarang tidak lagi. Fitur ini sudah ada dan sama kuatnya dengan plugin-plugin redirect sekelas WordPress.

"Mengapa dan Kapan Saya Harus Menggunakan Redirect?"

Jawabannya cukup sederhana:
1. Agar pengunjung tidak kecewa karena link yang dia tuju telah rusak atau sebenarnya ada link yang benar tapi tidak terakses.
2. Saya bisa meredirect halaman yang telah dihapus karena sudah usang dan meredirectnya ke halaman baru yang merupakan update.
3. Menghindari broken link, dan menyalurkan link juice di link lama ke link baru. Sehingga apabila halaman lama yang dihapus sudah ber-pagerank, maka halaman baru hasil redirect akan mendapatkan juice-nya (dengan permanent redirect, 301).
4, Masih banyak lagi!

Cara Menggunakan Blogger Custom Redirect

Fitur ini adalah bagian dari fitur utama "search preferences", jadi akses melalui dashboard > Setting > Search Preferences > Lihat pada bagian "Errors and redirections" > Custom redirect.
1. Klik link "edit".
Blogger Custom Redirect 1
2. Setelah itu, anda akan melihat dua kolom, yang pertama adalah asal redirect, dan kedua adalah tujuan redirect. 
Redirect Halaman Blogger
Sebagai contoh, saya me-redirect satu halaman tentang meta tags yang menurut saya sudah usang (khususnya mengenai meta keywords yang sudah tidak penting lagi). Saya menghapus dan meredirectnya ke halaman baru yang berbicara tentang fitur meta description blogger dan optimalisasinya.
URL halaman yang di hapus/diredirect:
http://bukan-rahasiia.blogspot.com/2010/12/cara-memasang-meta-tags-di-blogger.html
URL halaman tujuan:
http://bukan-rahasiia.blogspot.com/2012/07/cara-menambahkan-dan-mengoptimalkan-meta-description-blogger.html
Perhatikan pada bagian url yang diberi warna merah, itulah yang akan dimasukkan ke dalam kedua kolom tersebut. Pastikan diawali dengan "/".
3. Setelah itu, pastikan url yang dimasukkan sudah benar. Apabila redirect ini untuk selamanya (permanent), centang "permanent" (ini adalah redirect 301, yang sangat SEO Friendly). Jika hanya untuk sementara, tidak dicentang tidak masalah (redirect 302, sementara). Kemudian tekan "save" pada perintah  redirect tersebut.
Redirect Blogspot
4. Jika ingin membuat redirect lain lagi, lihat ke bagian atasnya, tekan "Add New" atau tambahkan redirect baru. Jika tidak, tekan "save changes".

Uji coba apakah redirect anda berhasil dengan memasukkan url lama ke browser. Jika halaman kemudian diarahkan ke halaman baru, maka redirect berhasil.

Sebagai contoh, anda dapat mengecek halaman redirect saya:
http://bukan-rahasiia.blogspot.com/2010/12/cara-memasang-meta-tags-di-blogger.html
Maka halaman akan diredirect ke:

Yup, that's all about Blogger Custom Redirect Feature. Thanks and hopefully, you find this useful.

© Buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Saturday, July 21, 2012

Cara Menggunakan & Mengoptimalkan Meta Description di Blogger

Meta description tag adalah salah satu meta tags yang sangat penting bagi blog, bahkan kini mungkin menjadi satu-satunya meta tag yang memiliki bobot besar bagi search engine. Meta description berfungsi sebagai pemuat meta informasi yang mendeskripsikan isi halaman blog. Meta deskripsi ini juga menjadi bagian dari snippet deskripsi di hasil pencarian Google. Oleh karena itu, menggunakan dan mengoptimalkannya secara tepat akan menambah kekuatan SEO blog di search engine, atau setidaknya menjadi alat bagi blog untuk menarik pengunjung dari search engine. Sebenarnya, ada banyak sekali poin yang ingin saya ulas mengenai meta description ini, baik mengenai "kesalahpahaman" meta description yang dianggap sebagai keseluruhan meta tags (meta tags ada banyak: meta keywords, meta author, meta robots, meta location, dll), maupun dalam konteks apakah meta description masih digunakan search engine, khususnya Google. Namun karena semua sudah saya ulas tuntas di tautweb.com, silahkan simak pembahasannya di artikel Meta Description dan SEO.

Beberapa fitur baru Blogger memang mengagumkan, dalam beberapa posting terdahulu, saya sudah menulis tentang penggunaan sitemap.xml dan Blogger custom permalink, dan kali ini, saya masih akan berbicara mengenai fitur Blogger baru yang berkaitan erat dengan SEO: Fitur Custom Meta Description Blogger. Sebenarnya fitur ini muncul sudah agak lama, sekitar Februari-Maret 2012, tapi belum selengkap dan sesempurna seperti sekarang, yaitu adanya penambahan fitur search description pada single post (deskripsi unik untuk masing-masing halaman posting). Sehingga baru sekarang saya bicarakan optimasi fitur ini.

Cara Menggunakan dan Menambahkan Meta Description Blogger

Dulu, sebelum ada fitur search preferences yang dapat diatur dengan mudah melalui dashboard Blogger, kita mesti menambahkan tag meta deskripsi secara manual:
< meta name='description' content='deskripsi konten/halaman blog' />
Tapi kini tidak perlu lagi, karena fitur meta description dapat dengan mudah diakses melalui halaman settings.
1. Buka dashboard > settings
2. Pilih search preferences
3. Lihat Pada bagian Meta Tags > Description
4. Klik "Edit".
5. Pada opsi Enable search description? Pilih "Yes".
Meta Description Blogger 1
6. Akan muncul content box seperti ini:
Meta Description Blogger 2
7. Isikan deskripsi blog sesuai keinginan. Ingat, maksimal hanya 150 karakter, jadi optimalkan penggunaan kata-kata se-efisien mungkin. Lalu klik "save changes" untuk menyimpannya.

Berikut contoh snippet description-nya di Google:
Bagi sobat yang dulu pernah menambahkan meta description melalui template Blog (menambahkan tag meta description secara manual), sebaiknya pindahkan saja deskripsi blog ke dalam fitur tersebut, karena akan ada fitur yang lebih hebat lagi jika sobat mengaktifkan fitur meta tags melalui settings di dashboard. Apa itu? Simak kelanjutannya.....

Cara Menambahkan Meta Description Pada Single Post/Halaman Posting

Kembali lagi ke dulu (hehe, saya suka mengenang masa "dulu"), Blogger tidak memiliki fitur meta description pada single page (halaman tersendiri), sehingga untuk menambahkan meta deskripsi pada masing-masing halaman, kita musti menggunakan andalah tag B if dan else. Sehingga terbayang bukan, baris-baris meta description di template XML blog sedemikian panjang karena terdiri dari meta tag deskripsi masing-masing halaman, jika halaman posting berjumlah 100, maka akan ada 100 meta description unik di template blog. 

Tapi kini tidak lagi, dengan adanya fitur setting meta tags (description), kini masing-masing halaman blog dapat diberi deskripsi unik, sehingga menambah kekuatan SEO-nya, setidaknya ketika tampil di hasil pencarian. Caranya?
1. Syarat penting dari penggunaan fitur "Search Description" ini adalah dengan mengakftifkan terlebih dahulu fitur Meta Description seperti cara di atas.
2. Setelah diaktifkan, buka halaman posting editor (seperti ketika membuat posting baru).
3. Lihat ke sebelah kanan pada "Post Settings", akan ada beberapa panel, seperti dulu yang pernah saya bahas ketika membuat "custom permalink".
4. Jika setting meta description telah diaktifkan (enable) seperti cara di atas, maka akan muncul satu fitur lagi, "Search Description", deskripsi pencarian, yang bukan lain adalah fitur untuk menambahkan meta deskripsi unik pada masing-masing halaman posting. Perhatikan gambar berikut:
Meta Description Blogger 3
  • Klik "Search Description"
  • Isikan deskripsi isi artikel/posting/halaman sesuai keinginan
  • Klik "Done" jika sudah selesai.
Sobat dapat melakukan langkah di atas ketika membuat posting baru atau ingin mengedit posting-posting lama untuk menambahkan deskripsi.

Sekarang sobat telah mengetahui dan memiliki meta description unik pada masing-masing halaman blog. 

Tapi masih ada satu catatan lagi: meta description, seperti namanya, harus memiliki isi yang benar-benar deskriptif, sehingga pengunjung yang melihatnya tidak bingung dan justru tidak jadi melakukan klik. So, ada beberapa kiat khusus untuk mengoptimalkan isi meta description, baik untuk search engine maupun untuk user/ visitor.

Cara Mengoptimalkan Meta Description

1. Meta description hendaknya berisi kalimat, bukan sekedar frase atau keyword tanpa bisa dipahami maknanya oleh pengunjung. Meta description adalah yang ditampilkan sebagai snippet deskripsi di bawah judul konten. Gunakan kalimat jelas dan upayakan dapat "merayu" pengunjung untuk melakukan klik. Meta description merupakan alat ampuh untuk meningkatkan traffic blog jika digunakan dengan benar.
2. Memperhatikan keyword yang digunakan sangat penting, namun sebaiknya jangan membanjiri deskripsi dengan keyword saja, karena membingungkan pengunjung dan justru bisa dianggap sebagai spam oleh Google. Be natural! Saya sering melihat deskripsi sengaja dibuat dengan menggunakan tag: page title - blog name - page title, yang menghasilkan judul blog - nama blog - judul blog, ini justru dapat merugikan blog karena tidak deskriptif, berisi pengulangan-pengulangan tidak penting, dan tentunya, spammy!
3. Jumlah karakter yang ditampilkan di search snippet kini semakin berkurang, dulu karakter deskripsi bisa mencapai 160 karakter. Tapi kini cuma di bawah jumlah itu. Bahkan untuk berjaga-jaga, sebaiknya deskripsi memiliki karakter tidak lebih dari 140 karakter (mengingat kini snippet tanggal juga ditampilkan).

Yup, itu dia sedikit dari saya mengenai penggunaan dan optimalisasi meta description blog. Saat ini saya masih terus mengeksplorasi fitur-fitur baru Blogger serta terus mencari fungsi dan optimalisasi lainnya, khususnya untuk SEO dan Desain Blog. Simak terus update-update selanjutnya! Have a nice blogging, and happy fasting on this Ramadhan as well....

© buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Tuesday, July 3, 2012

Nikmati Fitur Baru Blogger Custom Permalink (URL Editor)


Setelah ditunggu-tunggu, fitur custom permalink Blogger akhirnya datang juga, meskipun masih berupa draft. Dengan kehadiran custom permalink ini, kita dapat dengan mudah melakukan kostumisasi terhadap permalink sebelum menerbitkan (publish) posting.

Sebelum kehadiran fitur edit permalink blogger ini, saya mesti mengakali kata-kata di dalam judul posting agar kata-kata di dalam permalink tidak terputus dan tidak kehilangan makna. Saya harus menuliskan kata-kata penting terlebih dahulu, untuk pengunjung maupun untuk mengoptimalkan keyword dalam permalink. Caranya adalah menuliskan dulu kata-kata penting dalam kotak judul, publish, kemudian edit judul lagi. Tentu ini tidak efisien dan kurang memuaskan.

Nah, sekarang fitur custom permalink sudah hadir di Blogger. Kita tidak perlu lagi bolak balik mengedit judul posting. Yang dibutuhkan cuma menuliskan nama permalink melalui fitur "Permalink" di post editor Blogger. Usaha mengoptimalkan keyword untuk SEO di dalam url permalink bisa lebih maksimal. Meningkatkan SEO blog pun jadi lebih mudah.

Langkah-langkah menggunakan fitur Custom Permalink Blogger

1. Karena masih berupa draft, akses dashboard melalui draft.blogger.com. Update: Now, you can access it directly via Blogger Dashboard. Blogger Draft sudah pensiun dan sekarang semua fitur ujicoba maupun resmi langsung dapat di akses melalui Dashboard.
2. Buka post editor (new post, posting baru), seperti ketika hendak menuliskan posting baru.
3. Perhatikan pada "post settings" di sidebar kanan, ada beberapa fitur untuk melakukan kostumisasi posting, lihat "Permalink", klik.
permalink-editor-blogger
4. Akan ada dua opsi, "automatic URL", dan "custom URL". Yang pertama adalah default, url menyesuaikan judul. Kemungkinan terpotong sangat Besar. Untuk melakukan kostumisasi permaling, pilih opsi kedua.
tulis permalink
5. Setelah memilih opsi "custom URL", ketikkan nama permalink posting sesuai keinginan. Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan: Jangan ada spasi. Beri hypen/strip (-) diantara setiap kata, sesuai jenis permalink Blogger.
contoh: buka-rahasia-blogspot-custom-permalink
6. Klik Done. Anda dapat melanjutkan membuat posting atau langsung "publish".

Review dan Catatan Fitur Blogger Custom Permalink

Seperti yang telah disampaikan di atas, karena masih berupa draft, maka fitur ini belum sepenuhnya, atau 100% bebas dari masalah. Bahkan belum tentu fitur ini selanjutnya dirilis secara resmi. Update: Sekarang sudah resmi. Ada beberapa hal yang saya lihat dari fitur ini, baik kelebihan maupun kekurangannya:
1. Jumlah karakter dalam permalink, setelah saya cek, bisa mencapai sekitar 45-80an karakter (mungkin lebih dikit), disesuaikan dengan panjang karakter url secara keseluruhan. Artinya, batasan jumlah karakternya tergantung panjang nama blog. Semakin panjang nama blog, semakin sedikit jumlah karakter yang bisa dibuat dalam custom permalink.
2. Ada satu kelemahan yang cukup signifikan sehingga menurut saya tidak ada perubahan besar dengan adanya fitur ini. Custom permalink hanya dapat dibuat sebelum sebuah posting diterbitkan. Artinya, setelah sebuah posting diterbitkan maka permalink tidak dapat diedit lagi. Tidak seperti WordPress dimana penggunanya dapat mengedit permalink pada jenis posting apapun (draft maupun published posts). Anda harus menghapus posting lama, jika ingin membuat versi url baru.
3. Custom permalink ini hanya berlaku pada nama file. Jika kemarin ada yang menanyakan tentang mengubah struktur permalink, maka fitur itu tidak (atau setidaknya belum) ada. Maksudnya adalah, penanya ingin membuat url permalink clean, tanpa embel-embel folder sesuai bulan tahun (Contoh: 2012/07). Fitur ini disebut url rewrite, dan keduanya adalah fitur yang jauh berbeda. Fitur ini melibatkan htaccess, dan Blogger tidak mengizinkan/menyediakan akses ke sana (cPanel). Blogger juga tidak mengizinkan penggunaan plugin/addon.

Yup, itu dia. Meskipun ada banyak kekurangan, saya rasa fitur ini cukup banyak membantu dalam upaya penyusunan keyword di permalink tanpa harus edit judul posting. Hope this post useful, have a nice blogging, then. :)

© buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Monday, June 25, 2012

11 Pertanyaan Penting Sebelum Menerbitkan Artikel Blog

edit artikel blog
Berapa kalikah sobat mengedit sebuah posting/artikel blog setelah menerbitkannya? Saya pernah menghadapi permasalahan serupa dan ada banyak penyebabnya: kesalahan ejaan kata lah, kesalahan link yang ditulis lah, materi yang keliru lah, keyword yang salah lah, judul yang kurang tepatlah dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang dialami, sobat harus bolak-balik membuka post editor dan melakukan editing pada kasus-kasus tersebut. Melelahkan, tidak efisien, dan terkadang membuat jengkel. Dan ujungnya malas mengeditnya. Seperti halnya sobat, saya pun pernah mengalami hal serupa. Kemudian saya mengakali dengan membuat checklist, daftar hal-hal yang harus saya lakukan sebelum menerbitkan. Sobat pun dapat membuatnya. Dasarkan list tersebut pada pertanyaan-pertanyaan pribadi yang sudah saya susun sebagai poin penting sebelum menerbitkan artikel blog berikut:

1. Apakah saya sudah membaca artikel tersebut setelah menuliskannya?

Semudah pertanyaannya, banyak orang yang jarang membaca kembali artikel yang sudah ditulis dan langsung menerbitkannya. Membaca artikel terlebih dahulu sebelum dibaca orang lain adalah hal yang sangat penting. Kita perlu mengetahui isi artikel yang kita tulis dari sudut pandang pembaca. Apakah argumen-argumennya sudah solid? Adakah poin-poin yang terlewatkan? Bagaimana dengan kesan yang ditangkap? dan seterusnya. Untuk melihat tampilan artikel secara keseluruhan seperti sebagaimana dia diterbitkan, gunakan fitur "Preview" atau "Pratinjau" di post editor.

2. Apakah isi artikel sudah selengkap mungkin seperti yang diharapkan?

Jika ingin mendapatkan traffic/pembaca dan backlink sebanyak mungkin, pastikan artikel telah lengkap selengkap-lengkapnya. Setelah melakukan checking tahap pertama, pastikan lagi apakah sobat bisa menambahkan poin lain atau penjelasan lain yang belum di-cover. Dengan melengkapi isi artikel, kita dapat mengcover semua kebutuhan pembaca yang membutuhkan penjelasan berbeda-beda pada beberapa poin. Misalnya, jika sobat menuliskan artikel review software, lihat apakah ada poin penting terlewatkan. Misalnya, bagaimana dengan system requirements, CPU resource yang dibutuhkan, efek negatif, compatible kah dengan windows 7? dsb. Orang yang menemukan sebuah artikel dari beberapa sisi cenderung menyukai dan bahkan akan menggunakan artikel berkualitas tersebut sebagai sumber yang ditautkan.

3. Apakah saya telah melakukan analisis keyword yang berkaitan?

Keyword adalah aspek penting yang menunjukkan relevansi suatu konten, baik untuk pembaca maupun search engine. Keyword yang relevan dan banyak dicari adalah keywords yang sering digunakan orang. Pertama, karena orang jadi mudah memahami isi posting. Kedua, membantu upaya optimalisasi search engine (SEO). Ingat saya tidak berbicara tentang menggunakan keyword sebanyak-banyaknya (spamming), tapi tentang keyword yang relevan dan banyak dicari. Sebagai contoh, jika sobat menulis artikel tentang game komputer, akan lebih sulit mendapatkan traffic dari pembaca yang menggunakan keyword "permainan komputer" dibanding yang menggunakan keyword "computer game". Meskipun yang pertama adalah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar, belum tentu mendatangkan traffic secara masif dari Indonesia.

4. Apakah judul posting telah dioptimalkan sedemikian rupa?

Judul adalah bagian pertama dan utama sebuah tulisan. Bahkan jauh lebih penting daripada isi artikel karena jika judul gagal menarik atensi pembaca, bisa dibilang isinya telah gagal membuktikan apa yang diungkapkan oleh judul. Pastikan judul memiliki relevansi kuat, provokatif, serta punya daya emosional, yang dapat menarik pembaca untuk melihat isi posting blog dengan semangat tinggi.

5. Apakah saya sudah membaca sekali lagi (lagi-lagi)?

Saya tahu di awal pertanyaan poin ini sudah dilakukan. Tapi kali ini fokuskan pada hasil akhir tulisan (proofread). Buktikan sekali lagi bahwa semua hal telah disempurnakan sedemikian rupa. Fokuskan pada tata bahasa, ejaan, kalimat, paragraf, dll. Ada satu trik yang biasa saya lakukan untuk menguji posting pada tahap ini: membaca artikel dari belakang ke depan (memang agak aneh :p) atau membacanya dengan bersuara. Keduanya akan membuat sobat fokus pada masing-masing kata sehingga lebih mudah menemukan adanya kesalahan.

6. Apakah saya sudah menautkan link ke posting-posting lama (internal linking)?

Menautkan link  ke posting lain/lama (internal linking) sangat bermanfaat bagi pembaca dan robot search engine. Yang pertama, membantu pembaca mengeksplorasi dan mendapatkan referensi selengkapnya mengenai suatu hal dari posting-posting lama di dalam arsip. Yang kedua, robot search engine dapat dengan mudah dan efisien melakukan crawling (perayapan) dan pemahaman terhadap isi konten serta membantu upaya SEO. Sebelum menerbitkan artikel, sediakan waktu untuk menemukan posting/artikel lama yang relevan untuk ditautkan.

7. Apakah saya sudah menautkan link ke halaman/blog/website sebagai referensi atau credits?

Ini yang sering ditakutkan oleh banyak blogger dan webmaster. Menautkan link dari posting adalah hal yang sangat baik. Tapi kebanyakan merasa risih karena ada ketakutan dalam SEO maupun dalam kredibilitasnya. Terlebih lagi bagi yang suka copas mentah-mentah, memberi sumber link adalah hal tabu bagi sebagian blogger copaser. Padahal menautkan link external berarti suatu aksi yang profesional, bertanggungjawab, dan meningkatkan kredibilitas karena memiliki banyak sumber referensi dan mempelajari banyak hal. Dalam hal SEO, menautkan link eksternal tidak ada bahayanya selama ditautkan dengan benar dan pada posisi yang tepat. Justru dapat menambah visibilitas suatu artikel baru. 

Jika sobat membuat posting dan menggunakan referensi terpercaya, sobat perlu menautkan link keluar (outbound link) karena ini memperkaya isi posting dan sebagai alat referensi dan bentuk atribusi (credits). Pembaca mendapatkan value lebih dari referensi-referensi penting yang disuguhkan. Ada banyak knowledge base yang dapat diambil dari Wikipedia, sebagai contoh untuk ditautkan. Atau ada banyak juga referensi dari blog-blog lain yang penting serta dapat kita jadikan sebagai bagian referensi tanpa harus "mengambil" seluruh artikelnya. Pengunjung akan sangat menyukai artikel yang kaya referensi dan menaruh respek atas kredibilitas yang dibangun oleh penulisnya. Pastikan menggunakan anchor text yang tepat dan deskriptif. Hindari penggunaan anchor text yang kurang baik seperti "klik di sini", "click here", "go", dll. 

8. Apakah saya sudah memastikan semua link ditautkan dengan benar?

Kadang karena terburu-buru, url yang ditulis salah atau ada karakter yang kurang atau kelebihan. Misalnya ketika menuliskan http://bukan-rahasiia.blogspot.com, kadang saya keliru menuliskan dengan http://buka-rahasia.blogspot.co, dan ini adalah kesalahan fatal karena halaman pada url tersebut tidak ada. Pastikan  juga semua link yang ditautkan mengarah ke halaman yang benar.

9. Apakah posting saya perlu diperkaya dengan gambar?

Jika "sebuah gambar lebih berharga daripada seribu kata" mengapa tidak mencoba menggunakan gambar untuk menjelaskan sesuatu? Jika memang pengunjung akan merasa lebih terbantu dengan gambar ketika mempelajari suatu tutorial, prosedur, proses, dll, pertimbangkan penggunaan gambar. Gambar kadang lebih mudah dicerna daripada kata-kata. Sebagai contoh, jika anda dapat membuat infographic, lampirkan ke dalam artikel, atau paling tidak gunakan screenshots dari proses atau tutorial yang hendak disampaikan.

10. Apakah saya sudah mengoptimasikan permalink/url posting?

Beberapa platform blogging seperti WordPress mengijinkan usernya untuk mengedit permalink, baik pada bagian nama file (bagian belakang) maupun pada struktur permalink (dengan url rewrite), sehingga user dapat dengan mudah mengganti atau mengubah url posting yang sudah diterbitkan tanpa halangan apapun. Namun pada Blogger, url langsung terbentuk setelah posting dipublikasikan dan tidak dapat diedit lagi. - Update, kini sobat dapat dengan mudah mengedit url (permalink) posting dengan kehadiran fitur Blogger Custom Permalink (Url Editor). Jumlah karakternya pun masih terbatas terbatas (simak batasan akun dan platform blogger) [Kini jauh lebih panjang]. Perhatikan dulu judul posting agar url/permalink bersih, deskriptif, dan mengandung keyword yang diinginkan. Baca: Optimasi Permalink Blogger. 

11. Kapan saya harus menerbitkan/posting artikel blog?

Meskipun hal ini dipandang kurang signifikan, namun menerbitkan posting pada waktu tertentu akan berpengaruh pada traffic awal setelah artikel dipublikasikan. Banyaknya traffic pada satu artikel baru akan memungkinkan sharing oleh pembaca dapat dilakukan lebih awal, sehingga konten yang dishare di social media maupun website/blog lain masih fresh. Sobat tentunya tidak mau artikel masterpiece yang sudah dibuat tidak langsung dibaca oleh pengunjung dan membutuhkan waktu lama untuk dicapai oleh target pembaca. Saya biasa menerbitkan artikel di siang hari di atas jam 1, sore, atau malam sebelum pukul 9. Karena pada momen-momen tersebut banyak yang online dan "berkeliaran" di social media. Saya cenderung menghindari menerbitkan posting di hari libur besar, karena jumlah pengunjung internet berkurang secara signifikan. Mungkin sobat memiliki waktu pas tersendiri yang dapat dipelajari dan ditentukan.

Yap! Sobat punya tambahan pertanyaan lain selain 11 pertanyaaan di atas? Feel free to add yours via the comment form below. :)
© buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Saturday, May 19, 2012

Cara Setting/Memindahkan Blogger ke Custom Domain (TLD)


Custom domain adalah domain yang bersifat unik. Artinya domain itu memiliki identitas yang tidak sama dengan domain lain dan dibuat sesuai dengan keinginan si pembuat domain. Custom domain juga lekat dengan istilah Top Level Domain (TLD) atau domain dengan level teratas dan hanya memiliki satu ekstensi (.com, .net, .info, dll). Setiap website berhak memiliki custom domain dengan syarat domain yang diinginkan belum dimiliki/dipesan oleh pihak lain.

Artikel ini memuat tutorial cara mengubah/mengganti subdomain blog berplatform Blogger (myblog.blogspot.com) menjadi top level domain (myblog.com). Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari menggunakan custom domain/TLD, diantaranya adalah untuk menunjukkan profesionalitas blog, prioritas blog, serta melepaskan atribut subdomain yang disediakan oleh platform layanan blog. Namun demikian bukan berarti yang menggunakan subdomain tidak profesional. Saya pribadi tetap mempertahankan subdomain blogspot.com pada blog ini karena sudah sangat merasa nyaman dan tidak mengurangi value apapun. Tapi jika sobat belum pernah dan ingin mencoba menggunakan custom domain pada blog, sobat dapat mengikuti tutorial ini.

Keunggulan menggunakan Blogger adalah kita tidak perlu repot-repot menyewa hosting untuk menyimpan file-file blog karena Blogger tetap memberikan layanan hosting gratis sama seperti ketika menggunakan subdomain. Jadi yang perlu dilakukan hanyalah mengubah domain saja.

Ada tiga langkah untuk menggunakan dan mengubah/mengarahkan blog berplatform Blogger ke custom domain baru:
1. Membeli dan mempersiapkan custom domain di webhosting/domain hosting/penyedia domain.
2. Melakukan setting  DNS melalui fitur manage DNS.
3. Menambahkan dan melakukan redirect ke custom domain melalui setting Blogger.

Mempersiapkan Domain

Sobat dapat membeli domain di penyedia jasa web/domain hosting manapun sesuai keinginan, bisa menggunakan ekstensi .com, .net, .us, .info, .us, .asia, .me, dll. Khusus domain web.id dan sejenisnya, sobat dapat membelinya melalui layanan web/domain hosting atau langsung memesan ke PANDI. Harga domain berbeda-beda tergantung ekstensi. Setiap web hosting pasti menyediakan layanan pembelian domain tanpa hosting. Setelah masuk ke situs webhosting, pilih menu yang disediakan untuk membeli domain saja (biasanya menu dinamai "Domain"). Pilih ekstensi dan ketikkan nama domain sesuai keinginan. Jika domain tersedia/available (belum dimiliki orang/pihak lain) sobat bisa langsung melanjutkan ke transaksi pembelian. Jangan lupa pesan juga fitur "Manage DNS" (biasanya gratis dan satu paket dengan domain). Fungsinya adalah untuk mengarahkan IP, domain dan subdomain (i.e. www). Transaksi pembelian hampir sama dengan  transaksi online lain. Jadi tidak perlu dijelaskan di sini. Setelah transaksi verified dan selesai, sobat akan mendapatkan akses ke panel (semacam Cpanel) untuk menyetting dan mengontrol domain dan DNS hosting yang sudah dibeli.
Note: sebelum domain dibeli sebaiknya perhatikan dahulu hal-hal penting sebelum memilih / membeli domain.

Melakukan Setting DNS

Sobat perlu mengarahkan dan mempertemukan domain dengan IP server dimana blog sobat dihosting, dalam hal ini adalah server Google.

Ada 3 macam setting pada DNS: A Record, Cname, dan MX Record. Untuk mengarahkan domain, kita menggunakan A record untuk mengarahkan IP dan Cname untuk mengarahkan subdomain (www). Di sini saya menggunakan contoh gambar pada setting domain milik klien yang dihost di sebuah web hosting. Akan ada sedikit perbedaan tampilan fitur manage DNS masing-masing webhosting, namun intinya sama saja.
a. Mengatur subdomain (www) pada Cname
Blogger tidak mengijinkan blog yang dihost di Blogger menggunakan naked domain secara langsung, Sehingga kita harus melakukan setting dan menggunakan subdomain www.
-Pilih menu Cname pada manage DNS, buat satu kolom baru, dan masukkan www di depan nama domain. Lalu isi value/hostname dengan ghs.google.com.
blogger custom domain
- Save setting.
b. Langkah kedua adalah mengarahkan domain ke IP Google.
Sebenarnya, sobat dapat langsung mengarahkan Blogger ke domain yang telah disetting dengan www melalui Cname, namun akan bermasalah jika pengunjung masuk melalui domain tanpa www karena fitur redirect sering gagal jika domain tanpa www (naked domain) tidak diarahkan terlebih dahulu.
- Pilih menu A Record pada manage DNS, buat empat kolom dan masukkan server IP milik Google berikut pada kolom "Destination IP" (IP tujuan):
216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21
setting domain pada blogger
- Kemudian save setting.
Sampai di sini, setting custom domain sudah selesai. Setidaknya butuh waktu beberapa jam hingga 24 jam untuk DNS resolve and propagation (update setting baru). Sehingga domain tidak bisa langsung digunakan begitu saja.

Redirect Blog Ke Custom Domain Baru

Pada tahap ini, sebaiknya sobat menunggu dulu hingga setting DNS di atas resolve atau mengarah ke tujuan baru sebab jika blog langsung diarahkan ke domain baru sebelum DNS resolve, pengunjung yang masuk akan melihat error. 

Untuk menambahkan dan redirect blog ke domain baru, perlu dilakukan setting melalui dashboard Blogger:
a. Masuk ke dashboard > pilih menu setting pada blog yang ingin diberi domain baru > menu ini langsung menuju pada submenu basic.
b. Lihat ke kanan pada bagian publishing > blog address.
c. Klik add a custom domain/tambahkan domain ubahsuasian.
add custom domain
d. Lewati fitur buy a domain karena sudah memiliki domain yang dihosting sendiri dan langsung klik advanced setting.
domain advanced settings
e. Masukkan nama domain (dengan www) dan klik save.
add domain name
f. Setelah di-save, klik "edit" di sebelah kanan nama domain baru. Di bawah nama domain akan ada opsi "Redirect domainmu.com to www.domainmu.com", inilah yang nanti berfungsi me-redirect naked domain ke www. Centang checkbox di sebelahnya, lalu save lagi.

Nah, kini semua tahap setting domain baru blog Blogger telah selesai. Domain baru sudah dapat digunakan oleh sobat dan pengunjung.

Knowledge base - What you should know about Custom Domain in Blogger:
1. Blogger menggunakan fitur redirect otomatis. Ketika pengunjung masuk melalui nama domain (subdomain.blogspot.com) yang lama, dia akan diredirect ke domain baru, sehingga sobat tidak perlu khawatir kehilangan pengunjung lama.
2. Jenis redirect yang digunakan adalah 301 redirect (permanent redirect) sehingga bagus untuk search engine dan usaha SEO. Link juice akan mengarah ke semua url baru sehingga pagerank dan ranking SERP akan ditransfer ke url/halaman/domain baru, tentunya dalam jangka waktu tertentu (biasanya dalam 1 - 3 bulan) setelah semua proses redirect "diendus" oleh search engine.

Jika ada problem, silahkan bertanya melalui komentar atau langsung berhubungan dengan CS pada domain/web hosting dimana sobat membelinya. Mereka dengan sigap akan membantu hingga setting domain beres.
Ke depan saya akan share tutorial membuat subdomain melalui Cname, membuat custom email melalui MX Record, dan beberapa tips trik domain lainnya. So, don't miss it! And, of course, have a nice blogging, as always...

Sunday, May 13, 2012

Cara Cerdas Merawat dan Mengembangkan Blog


merawat dan mengembangkan blog
Ada yang bilang merawat dan mengembangkan blog adalah perkara yang tidak mudah. Ini benar, khususnya jika sobat ingin mengembangkan dan merawat blog yang diharapkan menjadi sukses. Ada jutaan blog di dunia, tapi tidak banyak yang bisa mencapai titik tertentu seperti yang diharapkan oleh pemiliknya. Pada kesempatan posting ini, saya akan berbagi beberapa hal sejauh yang pernah saya dapat dalam melakukan blog maintenance & development, baik pada blog ini maupun beberapa blog lain.

Saat ini, kita dapat dengan mudah membuat blog dan melakukan aktivitas blogging. Ada banyak blogging platform yang ditawarkan di Internet, sebagian besar gratis. Semua orang dapat membuatnya dengan mudah tanpa harus mengerti berbagai macam bahasa web dan software web. Bahkan anak SD pun dapat membuat dan menulis blog dalam waktu 5 menit saja. Jika demikian, mengapa setiap blog tidak sama? Mengapa satu blog memiliki pelanggan yang banyak sedangkan blog lainnya sepi? Karena ada sisi lain yang berpengaruh dan bahkan menjadi penentu, namun kadang diabaikan. Mudah membuat blog? Iya! Tapi tidak mudah untuk menemukan blog yang dibangun dengan originalitas, antusiasme, kreativitas, ketekunan, kesabaran, kedisiplinan, dan ketersediaan waktu.

Banyak orang yang membuat blog dan memulai blogging dengan semangat tinggi, namun dalam perjalanannya mereka bosan, melupakan, dan bahkan kehilangan ketertarikan sama sekali. Hanya sedikit yang kemudian terus melanjutkan blogging, menuliskan konten, dan berbagi kepada pelanggan maupun pengunjung. Adakah rahasianya? Jika sobat tertarik, silahkan lanjutkan pada beberapa poin tips di bawah. Jika sobat mulai merasa bosan dengan sedikit "basa-basi" ini, silahkan ditinggalkan. :)

Blogging adalah menulis

Ya, blogging itu menulis. Satu hal yang penting adalah menulis apa yang diketahui dan sangat disukai, atau bahkan digila-gilai. Jangan pernah menulis apa yang tidak dikuasai, apalagi tidak disukai. Banyak yang mulai ngeblog dengan memilih topik-topik yang mengundang ketertarikan banyak orang, namun kadang tidak diketahui atau disukai oleh diri mereka sendiri.

Pastikan memilih topik yang membuat sobat tertarik dan tinggalkan topik-topik yang tidak disukai, bahkan meskipun topik-topik tersebut mungkin dapat menarik banyak traffic. Mengapa? Karena jika sobat memilih topik yang disukai, sobat tidak akan pernah bosan dan berhenti menulis. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menulis sesuatu yang membuat sobat senang ketika menulisnya. Jika sobat belum menjadi ahli atau menguasai topik yang disukai tersebut, sediakan waktu untuk mempelajarinya terus menerus dan memperluas pengetahuan mengenai hal-hal yang berkaitan. Seseorang yang senang akan sesuatu pasti tidak akan bosan mempelajarinya, bukan?

Ketika menuliskan artikel/posting baru, pastikan kandungan isinya adalah hal yang baru, dikemas secara menarik, dan penuh pemikiran. Suatu artikel adalah kandungan informasi dan pengetahuan; keduanya selalu berkembang. Jika sobat mengembangkannya, maka itu adalah nilai plus. Hindari menuliskan hal yang sama yang telah ditulis oleh blogger lain. Kembangkan apa yang sudah mereka tulis, misalnya temuan-temuan baru pada suatu topik atau jadikan tulisan-tulisan tersebut sebagai referensi untuk menuju suatu ide baru. Inilah yang membedakan antara satu blog dengan blog lainnya. Ambil sudut pandang dari sisi pengunjung. Seorang pengunjung blog pasti mencari-cari sesuatu yang baru untuk memuaskan keingintahuannya. Jika dia melihat sesuatu yang menarik dan tidak dia temukan di blog lain, dia pasti akan membuat penilaian khusus, bahkan memutuskan untuk berlangganan. Suatu ketika dia berkunjung ke blog lain dan melihat isi blog tersebut sama  persis seperti yang sudah dia baca, dia pasti juga akan menilai, "Ih, kok sama sih! Jiplak pastinya. Ga banget deh!". Meskipun hanya dalam hati, pengunjung sudah menilai dan membuat suatu keputusan. Ini yang kemudian menentukan suatu blog akan menjadi berkembang dan besar atau tidak.

Kreativitas tidak bisa dipisahkan dari blogging

Sebagaimana banyak hal lainnya, kreativitas sangat penting untuk membuat blog sukses. Setelah memuat suatu artikel dengan ide tertentu, jangan tulis lagi hal yang sama kecuali sebagai sebuah pengembangan atau update/perubahan dari topik sebelumnya. Kualitas lebih penting dari kuantitas. Jangan terfokus pada jumlah posting, tapi perhatikanlah kualitas dari artikel yang hendak disajikan. Mengadaptasi ide atau artikel dari blogger lain tentunya bukan ide yang bagus. Tahan diri jika memang tidak ada ide baru. Jika sobat ingin pelanggan dan pembaca blog yang setia, cobalah untuk menekankan kualitas dan originalitas di setiap posting. Kreativitas itu unik, jadi buat blog sobat menjadi unik, baik dalam desain maupun isi. Meskipun suatu blog memiliki topik atau niche sama, tapi dia akan menjadi berbeda jika dikemas dengan ide yang segar serta original. Desain unik tidak berarti mewah, tapi cukup memberikan ciri yang hanya dimiliki oleh blog sobat. Boleh saja blog lain kemudian meniru desain blog sobat, tapi orang yang melihat bisa membedakan dan menilai.

Bagus juga untuk memikirkan pembaca. Blog sama seperti catatan mengenai apapun yang terjadi atau tersimpan di benak penulisnya. So, pikirkan kebutuhan pembaca. Pastikan melakukan update artikel baru meskipun hanya satu atau dua minggu sekali. Untuk blog baru, pasti ada banyak sekali ide yang tersimpan di benak penulisnya. Oleh karena itu, upayakan update secara rutin.

Sosialisasi dan Komunikasi

Blog sejatinya adalah thread. Cobalah untuk membuat artikel yang bisa menjadi bahan diskusi dan bersosialisasi. Dengan cara ini, pengunjung akan termotivasi untuk berkomentar dan berdiskusi dengan sobat. Pancinglah dengan hal-hal yang membuat mereka bertanya atau berpendapat. Gunakan pula social media sebagai ekstensi untuk mempublikasikan artikel dan berbicara dengan pengunjung/pembaca.

Skill dan Pengetahuan

Apa yang ditulis dan disampaikan melalui tulisan blog sama seperti ketika kita berbicara untuk menyampaikan pemikiran. Suatu blog adalah benda mati, yang membuatnya hidup, berkualitas, berarti, menarik dan berkembang menjadi besar adalah orang yang berada di belakangnya, sang blogger. Sangatlah penting untuk terus mengasah skill dan pengetahuan, baik mengenai blogging maupun topik/tema/atau niche yang diusung oleh blog. Bisa dibilang, blog adalah perwakilan diri sang blogger. Berkelanalah terus dari satu blog ke blog lain dan seluruh media untuk mengasah skill, meningkatkan pengetahuan, melakukan eksperimen, dan menghasilkan isi blog yang bisa diperhitungkan. Misalnya, jika sobat berbicara soal photoshop di blog, tidak mungkin sobat tidak perlu menguasai photoshop, bukan? Tentu wajib mengetahui seluk beluk photoshop, membuat percobaan-percobaan desain, dan menghasilkan penemuan atau trik baru yang bisa disajikan.

Mentalitas

Internet adalah dunia yang sangat luas, sama seperti dunia nyata yang kita tinggali ini. Ada puluhan juta, bahkan ratusan juta blog/web. Persaingan demikian besar. Jika sobat tidak bersabar, tekun, disiplin, serta tidak berusaha menguasai skill dan pengetahuan, otomatis blog tidak akan berkembang.

Selain itu, internet adalah dunia dengan kemungkinan anonimitas terbesar. Siapa saja bisa berbicara, suka atau tidak suka. Dan orang-orang yang ditemui di dunia online sama saja dengan dunia offline, ada yang baik, pengertian, sabar, setiakawan, dan ramah; namun ada pula yang berperilaku buruk, jahat, tidak sabaran, iri, dengki, sirik, dan lain-lain. Pada perjalanan blogging, sobat pasti akan menemui oknum yang menjelek-jelekkan, mengintimidasi, mengancam, memusuhi, menyerang, menikam dari belakang dan sejenisnya. Ini wajar dan sobat harus mempersiapkan mental serta bersikap bijak. Biasanya orang-orang seperti ini iri atau sirik dengan blog sobat. Dan memang demikian adanya. Jika dilihat lebih dalam dari sisi psikologi, orang yang memusuhi atau dendam adalah orang yang memiliki tingkat kecemburuan tinggi. Orang seperti ini cenderung bertindak konyol dan kekanak-kanakan. Hindari sikap atau respon yang sama. Sikapilah dengan jawaban yang tetap logis, ilmiah, dan tidak menuruti emosi. Inilah yang membedakan sobat dengan mereka. 

Blog ini dan saya juga sering mengalami hal demikian, sama seperti beberapa blog sobat-sobat blogger saya yang lain. Biasanya ini terjadi karena saya mengingatkan mereka tentang co-pas dan link sumber atau ada juga yang karena iri dengki. Bahkan ada cara mereka yang lebih esktrim: semua konten beserta seluruh desain blog ini dijiplak dan dipublish pada blog yang (kebetulan) dinamai dengan nama yang hampir sama seperti blog ini (hanya berbeda pada satu huruf "a"). Bahkan bisa dipastikan ketika artikel ini saya publish, beberapa menit kemudian artikel yang sama persis nongol di blog itu. Hehe... Entah... mungkin karena saking iri, dendam, dan konyolnya kali ya. Padahal sekali satu blog unik, ya terus unik selamanya. Blog, isi blog, desain blog, dll bisa dijiplak, tapi si blogger beserta ide dan pemikirannya tidak bisa ditiru, itu yang membuat unik dan dapat dibedakan oleh pembaca/pengunjung.

Intinya, jangan pernah menyerah ketika menemui situasi yang tidak diharapkan seperti: tidak ada ide, blog sepi, bingung, bosan, dimusuhi, dan lain-lain. Ciptakan semangat tinggi dan jangan mudah putus asa dan terprovokasi. Cemungudt!

Kesimpulan

Kesuksesan blog 100% tergantung pada diri sobat. Jika sobat memperhatikan beberapa poin penting dalam blogging seperti yang telah disampaikan di atas, saya yakin blog sobat akan terus berkembang dan sukses. Have a nice blogging, brothers...

Friday, April 20, 2012

7 Tips Membuat Artikel Blog Menarik & Enak Dibaca

artikel blog kreatif
Ada banyak yang merasa was-was dalam menulis konten atau artikel blog. Banyak juga yang kemudian merasa menulis artikel adalah pekerjaan berat yang menguras tenaga, bahkan pembaca pun akhirnya ikut merasa berat juga ketika harus membaca artikel yang dibuat dengan cara demikian, karena artikel tampak datar dan membosankan. Kemarin ada sobat blogger yang bertanya melalui email mengenai teknis atau format artikel blog yang tampak menarik dan nyaman dibaca. Yah, kuncinya menurut saya sederhana, gunakan motivasi bahwa "artikel itu dibuat untuk dibaca", bukan sekedar menambah jumlah posting. Dalam artikel ini saya akan menyampaikan beberapa tips berkaitan dengan format tulisan artikel blog, jika sebelumnya sobat belum membaca mengenai faktor non teknis dalam menulis artikel, silahkan simak dulu Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide. 

Kembali ke topik. Artikel dibuat untuk dibaca. Dan artikel yang bagus bukan berarti artikel yang berat loh. Bisa jadi berbicara mengenai "buah apa saja yang ada di kebunku" jauh lebih menarik daripada "tips hebat mendapatkan jodoh dalam satu hari". Dimana letak perbedaan yang bisa membuat tema pertama lebih menarik? Pada format penyajian konten. Dan perbedaan format kecil saja bisa membuat tema kedua tersebut dilibas habis oleh tema pertama.

Tentunya, asumsi dasar dari menulis artikel adalah mengenai apa yang diketahui. Iitulah alasan mengapa seseorang memiliki blog atau website: untuk menuangkan apa yang dia ketahui, pelajari, kembangkan, atau bahkan mungkin dibuat. Sobat pasti mengetahui, mempelajari, dan menguasai sesuatu. Berangkatlah dari itu. Ketika sobat menuliskannya, tidak akan ada kesulitan berarti dan justru akan sangat menyenangkan. 

Oke, lanjut lagi ke format artikel. Ini hanya masalah membiasakan dan mengingat format atau bentuk artikel yang user friendly. Seketika sudah terbiasa, pasti akan menyenangkan, dan terlebih lagi akan menghasilkan sesuatu yang menguntungkan, monetisasi. Untuk memastikan artikel sobat dibaca dan enak dibaca, berikut beberapa tips mengenai format penyajian artikel blog:

1. Gunakan paragraf
Paragraf sangat penting untuk membagi pokok pikiran, sehingga isi masing-masing pokok pikiran dapat dituangkan dengan batasan-batasan yang jelas. Pembaca dapat dengan mudah mengikuti setiap pemikiran tersebut karena ada pemisahan. Satu paragraf jangan sampai terlalu panjang, misalnya hingga lebih dari setengah halaman, karena ini dapat menurunkan mood pembaca. Membaca seolah menjadi pekerjaan berat dan tidak menyenangkan. Ingat, paragraf tidak mesti berupa sekumpulan kalimat berjumlah banyak, kadang cuma satu kalimat, bahkan cuma satu kata! Jangan lupa beri jarak antar paragraf / beri ruang kosong, sehingga paragraf-paragraf tidak tampak berdesakan.

2. Gunakan format justify (rata kiri kanan)
Format ini cenderung membuat artikel tanpa rapi di masing-masing sisi, sehingga membacanya pun enak. Gunakan text align justify ini pada bentuk tulisan pada artikel murni. Tentunya, jika ada tulisan yang mengandung bentuk-bentuk lain seperti kode/script, jangan terapkan rata kiri kanan pada bagian tersebut.

3. Gunakan list, baik angka atau bentuk lain (unordered list).
Menggunakan list untuk menekankan poin-poin tertentu membuat pembaca mudah mengingat dan mengambil intisarinya. Jika ada penjelasan tambahan, barulah ditambahkan dalam beberapa kalimat atau sebuah paragraf. Ketika ada format list, pembaca akan tahu ada penekanan point dan ada petunjuk bahwa pada bagian list inilah semua poin penting disampaikan. Ini sangat berguna jika sobat membuat artikel-artikel yang memiliki poin-poin yang ditekankan, misalnya tips, petunjuk, prosedur, manual, jenis-jenis, dan lain-lain.

4. Gunakan heading atau sub-heading
Menggunakan heading dapat memberikan peluang untuk membagi tulisan dalam sub-sub tertentu. Ini akan memudahkan pembaca bergerak dari satu poin ke poin lainnya. Format ini akan sangat bermanfaat bagi artikel yang sangat panjang dan memuat banyak pokok pembicaraan dalam sebuah topik. Heading atau sub heading dalam format HTML menggunakan tag header dari <h1> sampai <h6>. Saran saya gunakan sub heading di bawah level judul artikel. Sobat dapat dengan mudah memformatnya dengan menggunakan text selection pada sebaris kata yang hendak dijadikan sub heading, kemudian lihat ke atas text editor, ada menu dropdown dengan menu utama "Normal", klik dan pilih format heading, sub heading, atau minor heading. Di WordPress, tampilan menu utama adalah "Paragraph", ubah menjadi header1, header2, header3, .... dan seterusnya.

5. Gunakan judul artikel kreatif dan menarik
Judul artikel ibarat mahkota. Apa yang dia tampakkan berpengaruh pada seberapa menarik artikel di dalamnya. Buat judul sekreatif mungkin. Jangan hanya terpaku pada keyword, karena itu justru dapat mengurangi nilai artikel, padahal mungkin artikel di dalamnya sangat bagus. Misalnya, daripada menggunakan "8 Tips Mendapatkan Jodoh", cobalah variasi lain. Contoh, "Dapatkan Jodohmu Dengan 8 Cara Mudah ini!". Gunakan pula format-format yang lebih provokatif, misalnya dengan menggunakan kalimat tanya. Sering loh saya mendapati incoming search yang menggunakan keyword kalimat tanya, misalnya, "Link building itu apa sih?", "bagaimana cara blog saya dikunjungi???", dan lain-lain. Beneran ada tuh, ga bohong. Mungkin orang sudah menganggap Google itu manusia yang bisa jawab kali ya...

6. Upayakan pembaca tertarik dari awal hingga akhir
Dari awal paragraf, gunakan situasi-situasi nyata agar pembaca dapat mengkaitkan dengan dirinya sendiri. "Nah, ini gue banget nih!", "Hmmm, ini yang aku butuhin....", "Oh, gitu ya, jadi gimana cara ngatasinnya?", dst... Gunakan deskripsi dan metafora untuk mengantarkan poin pembicaraan, tapi jangan terlalu berlebihan. Jika dibutuhkan, upayakan gunakan gambar untuk mendeskripsikan suatu situasi atau contoh agar pembaca dapat dengan mudah menyerapnya.

7. Gunakan Pengalaman pribadi sebagai contoh dalam topik
Gunakan pengalaman pribadi anda ketika menemui suatu masalah dan dalam memecahkannya. Ini yang membuat suatu karya tulis bernilai tinggi, karena sobat tidak hanya menuliskan apa yang didengar, atau yang sudah ditulis orang lain saja, melainkan dikembangkan menjadi apa yang dialami sendiri dan dikuasai betul. Sobat tidak akan sekedar berbicara sebagai guru yang mengajar sambil memegang buku pelajaran terbitan luar, tapi seperti seorang narasumber yang memegang catatan pribadi dan menyampaikan apa yang dialami, diteliti, dan dicarikan jalan keluarnya.

Oke, semoga dapat memberikan gambaran buat sobat agar lebih mawas dengan format tulisan pada artikel yang sobat buat. 

Have a nice writing!

Tuesday, March 20, 2012

Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide

tips menulis artikel blog
Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan pesan pribadi di Facebook dari seorang sobat Blogger. Begini isinya:
Gimana biar postingan kita itu bisa panjang dan berisi kaya di blog agan rata-rata di blog agan postingannya panjang panjang dan emang harus semua di baca karena itu informasi penting, nah gimana tipsnya gitu biar kalimatnya itu banyak, saya selalu kehabisan ide kalo buat postingan ?
Karena butuh jawaban yg begitu panjang, saya berjanji untuk membalasnya melalui sebuah posting blog. Hmmmm... pertanyaan tersebut sangat bagus; butuh pemikiran ekstra untuk menjawab karena tidak gampang menjawabnya. :) Tapi saya akan coba jawab dan uraikan di sini dan semoga sobat-sobat mendapatkan poinnya dan ada manfaat yg bisa diambil.

Menulis itu seperti berbicara. Bedanya ini lewat tulisan dan bukan suara. Maka menulis sebenarnya bisa dilekatkan dengan orang yang suka bicara, meskipun tidak selalu. Tetapi rata-rata orang yang suka berbicara, berdiskusi, bertukar ide, bahkan berdebat pasti suka menulis karena begitu banyak ide, pemikiran, pengetahuan, dan pengalaman yang pengen dituangkan. Jadi, konsep menulis bisa diberi satu garis bawah, yaitu Menuangkan ide/gagasan, ilmu, atau pengalaman (dan perasaan) dalam bentuk tulisan. Bahkan seorang penulis karya fiksi pun tidak bisa lepas dari yang namanya ide, pengetahuan, dan pengalaman itu sendiri meskipun karyanya tidak berbicara tentang hal faktual. 
Jika anda dapat berbicara lancar ketika menyampaikan sesuatu, misalnya ketika berpidato atau presentasi, itu karena isi/materi telah terkuasai dan tersusun dengan baik. Demikian pula halnya dengan menulis.
Menulis adalah aktivitas yang disengaja, meski mungkin saja lahir dari kondisi yang tidak disengaja (misalnya sedih ditinggal pacar, lalu tiba-tiba pengen nulis puisi... sedih hiks...). Karena disengaja (disadari), menulis merupakan aktivitas yang butuh niat alias kemauan. Kemauan tidak bisa muncul utuh kalau dipaksakan. Maka menulis adalah kesukaan. Apapun yang dilakukan dengan rasa senang pasti enak, mengalir gitu aja tanpa beban...

Apa poinnya? Sebelum saya menjawab dengan tips-tips menulis artikel berkualitas, perlu diketahui bahwa apa yang nanti disampaikan mungkin tidak akan berefek apa pun jika tidak di dahului dengan niat -keinginan- untuk menulis/membuat tulisan seperti yang telah disampaikan di atas. Jika sobat pengen ngeblog tanpa menulis, maka seperti garam tanpa lautan, eh terbalik, maksudnya lautan tanpa garam. Jadinya ya air tawar. Sah-sah saja, tapi selamanya akan seperti itu-itu aja. Lempeng. Lengang. Sepi. Lama-lama bosan sendiri.

Kembali ke "menulis tanpa kehabisan ide". Kehabisan ide? Dari yg saya tangkap pada pertanyaan di atas, mungkin maksudnya adalah ketika menulis, sedikit sekali yang bisa dituangkan, sehingga yang tertulis pun sedikit karena mentok; tidak tahu lagi apa yang harus dituliskan. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, diantaranya: belum matangnya poin-poin yang hendak disampaikan, kurangnya informasi, dan jenuh. Jenuh? Iya, otak yang sudah jenuh tidak akan menghasilkan apa-apa kalau dipaksa bekerja.

Nah, untuk membuat tulisan yang sobat anggap layak, berkualitas, serta penuh dengan ide (padat), ada beberapa tips yang bisa saya sarankan. Perlu diperhatikan bahwa tips-tips berikut jangan serta merta dianggap sebagai faktor teknis, karena jika dilakukan sebagai teknis semata justru dapat menghilangkan esensinya.

1. Sebelum menulis, lakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu, baik materi tulisan maupun fisik. Materi tulisan berasal dari ide mengenai topik tertentu. Cari ide, "Hari ini saya pengen menulis tentang apa ya?" "Apa yang bisa saya persembahkan kepada pembaca dan bermanfaat buat mereka?" "Apa sih yang saya ketahui dan bisa saya tuangkan?" "Apa tema kesukaan saya?" Jangan mikir menulis judul, keyword, dll; ssssttt... itu mah urusan belakangan. Jangan sampai justru membatasi tulisan yang hendak dibuat. 
2. Ide menulis paling baik adalah dari hal-hal yang pernah dialami, diketahui, dipahami, dan dikuasai betul. Hindari menulis hal-hal yang sekiranya justru memberatkan dan tidak dipahami.
3. Lakukan research and reference collecting. Ide yang kaya akan memperkaya tulisan pula. Lakukan research atau mempelajari topik-topik berkaitan untuk memperluas dan melihat dari berbagai sudut pandang lain. Pahami sudut-sudut pandang tersebut dan jadikan referensi. Banyak tulisan berkualitas yang berkaitan dengan topik apapun serta dapat dicari dengan mudah di search engine. Hal-hal empiris terbukti lebih menarik dan kuat di mata pembaca dibanding ide yang hanya searah dan kurang berdasar.
Bahkan ketika tidak sedang ingin menulis pun, biasakan mempelajari topik-topik yang disukai melalui berbagai media. Membaca merupakan poin penting yang dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman. Orang yang suka menulis pasti suka membaca.
4. Sampai pada tahap ini, jangan menulis apapun terlebih dahulu sebagai isi posting. Bahkan jangan buka post editor atau writing tool apapun untuk menulis posting. Sekali lagi, sssttt... itu urusan belakangan. Kumpulkan ide-ide yang tercecer, satukan dalam satu catatan kecil.
5. Setelah ide dan materi yang dikumpulkan cukup. Mulailah menuliskan pokok pikiran. "Nah loh, kok jadi pelajaran Bahasa banget??!" Iya, karena ini penting. Jika anda masih belum bisa menyimpan pokok pikiran dalam otak, maka tuliskan dalam catatan kecil. Buat poin-poin. Misalnya nih, "Dalam tulisan A, saya pengen menyampaikan: 1. Topik pembuka tentang mengatasi duplicate meta description (intro); 2. Mengapa topik ini penting?; 3. Apa sebabnya dan apa efeknya?; 4. Apakah ada solusinya?; 5. Jika ada, apa solusi itu?; 6. bagaimana cara menerapkan solusinya?. Itu sebagai contoh saja, tentu kasusnya akan lain jika beda topik. Tapi semua menggunakan konsep yang sama: Apa; Mengapa; Siapa/Apa; Bagaimana; Dimana atau Kapan (jika ada).
6. Dengan menggunakan landasan pokok pikiran di atas, tanyalah diri sendiri, apakah pokok-pokok pikiran tersebut sudah ada jawabannya? Jika iya, maka sobat sudah siap menuliskannya ke dalam artikel. Jika belum, cari lagi jawaban-jawabannya sampai ketemu. Jawablah hingga detil dan tidak ada yang terlewatkan. Dengan cara ini, tulisan sobat tidak hanya akan panjang, tapi juga sarat dengan isi dan poin penting, pembaca tidak akan mau melewatkannya.
Ada yang bilang bahwa tulisan terlalu panjang itu membosankan, apalagi untuk ukuran posting blog karena pembaca lebih suka membaca dengan sistem scanning atau fast reading. Tetapi saya sudah membuktikan bahwa tulisan panjang mampu berbuat lebih banyak, memberi isi yang lebih detil, memiliki dasar, dan menurunkan bounce rate tentunya. Tidak ada aturan mengenai panjang pendeknya tulisan blog.
7. Setelah mantap, mulailah menulis sesuai dengan jawaban-jawaban yang sudah ditemukan tadi. Dengan cara ini, sobat tidak perlu berpikir terlalu berat, hanya mengingat saja jawaban-jawaban tersebut dan merancang serta menyusunnya dalam bentuk tulisan. Dijamin tidak mentok. Bahkan akan ada sangat banyak yang dituliskan. So, jika perlu, edit atau hilangkan poin-poin yang sekiranya tidak terlalu penting.
8. Ketika menulis, gunakan konsep orang ke satu dan kedua. Ini sah untuk blog. Mengapa? Ya karena ini blog, sebuah catatan pribadi seorang blogger dan bukan buku pegangan kuliah. Penggunaan orang ketiga hanya jika diperlukan. Sebagai contoh, saya cenderung menggunakan kata "saya" yang sedang berbicara dengan "anda" atau "sobat". Dengan demikian, tulisan lebih terasa dekat dan terkesan langsung (dua arah dan mengandung kekinian). Seolah-olah penulis berbicara langsung dengan pembaca. Seperti SAYA yang SEKARANG ini berbicara dengan SOBAT meskipun mungkin saja tulisan ini dibuat BERABAD-ABAD yang lalu.
9. Jika dalam proses menulis sobat merasa mentok or menemui jalan buntu, berhentilah. Letakkan pensil, eh... maksudnya keyboard atau laptop. Bertamasyalah.... Maksudnya lakukan hal-hal lain. Lanjutkan kembali jika sudah siap dan segar, entah nanti, besok, atau kapan saja terserah. Jangan terburu-buru. Dengan cara ini, tulisan tidak terkesan dipaksakan. Selain itu, akan ada banyak ide, informasi, dan referensi baru yang dapat ditemukan sehingga bisa menjadi solusi. 
Tuntutan menerbitkan posting blog secepatnya dan sebanyak-banyaknya dapat merusak isi tulisan. Blog anda tidak menuntut anda, jadi jangan tuntut blog anda. Hehe... Saya bahkan bisa menghabiskan satu minggu untuk membuat satu posting. Jangan terlena dengan iming-iming bahwa jumlah posting banyak itu bagus, belum tentu. Fokuslah pada apa yang hendak disajikan kepada pembaca, Layak atau tidak? Menakjubkan atau tidak? Memberi solusi atau tidak? Menyenangkan atau tidak? Bernilai atau tidak? dan seterusnya.....
10. Poin terakhir, tapi tidak kalah penting, adalah checking. Apakah tulisan sudah siap diterbitkan? Ada yang masih kurang? Ada yang kurang tepat? Ada yang terlewatkan? Ada yang salah? Jika masih belum yakin, don't publish! Save dalam draft. Baca ulang. Inilah saatnya sobat mereview karya sendiri sebelum diterbitkan. Apakah sobat sudah merasa puas dengan membacanya? Apakah sudah merasa artikel pantas untuk diterbitkan? Pikiran dan hati tidak bisa bohong. Cieeee..... Tapi benar kok, sobat tidak perlu menanyakan orang lain untuk menilainya. Cukup nilai dari sudut pandang sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu, serahkan pada pembaca

Tentunya bagi para master penulis blog, menulis sudah tidak lagi membutuhkan hal teknis, tapi secara esensial pasti mencakup hal-hal di atas. Mengapa demikian? Karena mereka tidak lagi membuat tulisan dengan acuan teknis, melainkan insting. Hal-hal yang dilakukan berulang-ulang dan disukai lama-lama menjadi insting. So, belajar dan asah terus kemampuan sobat dalam menulis.

Hmmm.... Sebegitunya? Mungkin akan ada yang merespon "Alaaahhh, mau buat posting blog aja ribetnya kaya mau jadi Presiden, copas aja beres!" Hehe. It's okay, terserah yang punya blog lah. Tetapi yang perlu ditegaskan di sini adalah tentang bagaimana meningkatkan kualitas konten blog sehingga perlu keseriusan, apapun tujuan ngeblognya. Jika ingin memiliki otoritas & ingin blog memiliki nilai, kualitas, dan bisa diperhitungkan oleh orang banyak, tentunya harus ada upaya. Tidak heran jika ada ungkapan, a blogger is an author... Seorang blogger adalah seorang penulis (seseorang yg memiliki otoritas). Sungguh aneh bukan jika mengaku blogger, tapi gak punya tulisan alias mengandalkan tulisan orang lain? Jawabannya ada pada diri sobat masing-masing.

Masih ada poin-poin lain yang hendak saya sampaikan, terutama mengenai penggalian ide, namun ke depan akan di-cover dalam posting-posting lainnya. 

Have a nice blogging and keep smiling.