Wednesday, December 29, 2010

Tips Mengetahui Pencuri Konten Artikel Blog


Artikel ini ditulis karena saya banyak mendengar dari teman-teman blogger yang mengeluh karena konten-konten hasil karyanya sendiri banyak yang telah disalin utuh tanpa meninggalkan jejak link apapun. Sebenarnya banyak blogger yg tidak mempermasalahkan hal ini, namun sebagian blogger lainnya sangat merasa bahwa ini sebuah pelanggaran, karena tulisan-tulisan yang dibuat itu bukanlah hasil copy-paste belaka, melainkan menggunakan upaya pemikiran, pengumpulan referensi, dan proses penulisan. Suatu penyaduran pun juga membutuhkan pengumpulan data dan idak hanya dilakukan dengan mencopy-paste saja. Proses inilah yang membuat karya tulis artikel itu berharga. Apalagi jika yang dicuri adalah artikel yang benar-benar menggunakan pemikiran sendiri, tentu hal ini semakin disayangkan.

Terlebih lagi, motivasi menjiplak tersebut adalah karena menginginkan pagerank tinggi. Biasanya artikel yang diambil adalah artikel-artikel yang mempunyai popularitas tinggi untuk medongkrak pagerank tersebut..

Saya sendiri sebenarnya secara pribadi sangat memperbolehkan artikel-artikel di blog ini dicopy, asalkan dengan menyertakan link lengkapnya, dan saya tidak pernah menggunakan plugin apapun untuk menonaktifkan "klik kanan", karena menurut saya itu tidak penting dan menghambat proses pencarian referensi.

Kembali ke cara untuk mengetahui artikel anda yang telah dicuri, anda dapat mengandalkan google search engine untuk mengetahuinya, baik melalui google web maupun google blog. (gunakan yang co.id ya). Cukup ketikkan saja judul artikel yang ingin anda ketahui apakah dicuri atau tidak. Kenapa menggunakan search engine? Bukankah belum tentu ketemu? Memang benar, tapi menurut pengalaman, para pencuri konten ini justru sebenarnya memiliki indeks Google yang sangat baik, pageranknya lumayan. Lalu ingat, judul bisa saja berbeda dan mengalami perubahan, jadi apabila anda menemui judul yang berbeda saja sedikit, usahakan untuk tetap mengeceknya. Cara ini 90 persen efektif saya gunakan. Lalu apa yang bisa diperbuat? Itu semua tergantung anda sendiri. Namun saya punya tips untuk memberi sinyal kepada blog-blog yang demikian:
  1. Tinggalkan jejak anda disana. Bisa berupa link blog anda atau bahkan link posting dari artikel anda yang dicuri. Katakan sesuatu yang memberi sinyal aneh dan seolah nyepam. Misalnya: "Hai", Halo", "Artikelmu bagus banget yah", "Keren!", dan lain sebagainya. Comment semacam ini justru menarik perhatian.
  2. Cara kedua yang lebih kuat adalah dengan membuat blacklist blog-blog yang telah mencuri konten anda. Anda bisa mencantumkannya di sidebar atau di manapun, bahkan di header juga boleh. Buatlah list tersebut dengan judul misalnya: "Blacklist blog yang telah mencuri konten blog ini. Jangan kunjungi!". Tidak usah kasih hyperlink, cukup namanya saja.
Nah, itu tadi sedikit tips saja. Dan bagi anda yang berpandangan bahwa karya tulis artikel boleh di copy paste secara sembarangan pun juga bukan masalah. Namun ingat, setiap blog tidak sama. Masing-masing memiliki pemikiran sendiri mengenai konten atau artikel yang dibuat. Dan hal yang paling bijaksana adalah dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 
Blog adalah cermin.
Baca juga: Copycats: Kucing-Kucing Penjiplak Bermodal Tikus (Baca: Mouse)
Salam,

No comments:

Post a Comment